5 Trik Berpakaian Menarik dan Rapi Untuk Busana Kerja Pria

Tampil Ekslusif Tampil Sempurna Terlihat Menarik Tetap Rapih

Kendala umum dari kebanyakan pria  terkait mode adalah kurangnya pengetahuan tentang bagaimana cara sederhana mengemas penampilan agar terlihat menarik namun tetap rapi. Sehingga, busana yang dikenakan pun akan sekadar memenuhi kebutuhan sandang yang hanya sesuai dengan standar umum--kemeja lengan panjang atau lengan pendek yang tidak kusut dan celana bahan--tanpa memerhatikan perihal gaya. Padahal, berbicara soal mode atau fashion, berpakaian rapi nan eksentrik bukan lagi hal tabu yang hanya dilakoni oleh pecinta mode saja, melainkan Pria yang sehari-hari bekerja kantoran pun juga perlu menyiasati dengan cermat penampilannya agar tidak hanya terlihat rapi, tetapi juga menarik. 

Berhubungan dengan impresi, hal pertama yang akan dinilai publik adalah penampilan, bukan jabatan--walaupun faktor ini juga menjadi parameter penilaian terhadap seseorang berikutnya--atau semata cara berkomunikasinya. Maka dari itu, selain harus cermat mengikuti tren teknologi yang terus berkembang setiap saat, Pria juga harus--setidaknya--mengerti bagaimana cara mengenakan busana yang rapi agar menarik perhatian orang.

Terdapat beberapa "ketentuan" khusus yang harus dimengerti Pria dalam mengemas penampilan agar terlihat rapi namun tetap stylish. Laman mode Pria dari London, mrporter.com memberikan lima trik dari cara mendapatkan tampilan tersebut; busana kerja Pria kantoran, seperti yang diulas. Tentunya kelima trik ini tidak harus diaplikasikan ke kehidupan nyata sehari-hari secara sempurna, karena keadaan iklim dan kultur busana kerja Pria di Indonesia berbeda dengan apa yang diulas oleh laman mode tersebut. 

kultur dari cara berpakaian tiap kantor berbeda-beda, bergantung pada jenis usaha yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Untuk Pria yang bekerja di institusi formal seperti kantor pemerintahan, bank, firma hukum, firma akuntansi, dan firma hubungan masyarakat, dituntut untuk berpenampilan rapi dengan menggunakan setelan jas atau kemeja lengan panjang yang dilengkapi dengan dasi. 

Berbeda dengan kultur dari cara berpakaian perusahaan yang bergerak di bidang media dan kreatif, seperti agensi dan perusahaan start-up,Pria tidak selalu dituntut untuk berpenampilan formal. Biasanya, mereka akan berpenampilan stylishnamun tetap rapi--karena akan selalu bergelut dengan urusan mitra luar kantor. Melalui penjelasan lima trik ini, diharapkan dapat memberikan inspirasi gaya dan pengetahuan dari sisi kerapihannya.

Tampilan formal Pria kantoran dengan setelan jas warna hitam

Pria dengan profesi dan industri pekerjaan propessional yang menuntut gaya berpakaian formal, hendaknya mengenakan setelan jas berwarna basicyang netral untuk digunakan ke berbagai kesempatan; meeting, bertemu dengan klien, sampai ke hal yang perlu mengerahkan tindak serius ke ranah pemerintahan, dapat terlihat rapi dan eksentrik dengan mengenakan setelan jas seperti yang ditampilkan pada gambar di atas. Tidak hanya siluet eksekutif yang terjewantah dari gaya berpakaian ini, tetapi juga aksen rapi dan elegan yang secara otomatis dapat mengisyaratkan pesan professional dan elegan. Namun, perlu diperhatikan mengenai beberapa hal krusial yang patut dimengerti oleh Pria yang hendak mengaplikasikan gaya ini di kehidupan sehari-hari.

Pilihlah warna dasi yang senada dengan konsep warna setelah jas yang dikenakan. Jika ingin menggunakan dasi dengan tekstur dan motif yang ramai, maka usahakan kemeja yang dikenakan berwarna basic, tidak bermotif, dan tidak memiliki tekstur kuat di bahan pakaiannya. "Ketentuan" berikutnya yang menjadi perhatian khusus adalah belt, kaos kaki, dan sepatu pantofel yang dikenakan. Usahakan agar larasnya warna tidak berlawanan satu dengan yang lainnya. 

Hal ini merupakan ketentuan penting yang tidak boleh disepelekan. Jika ingin memiliki keselarasan dari tampilan yang sempurna, berikan warna yang sama pula untuk dasi yang dikenakan. Setidaknya, sesuaikan tone warna nya. Kebanyakan setelan jas berwarna hitam akan dipasangkan dengan warna kemeja putih polos, dengan belt,kaos kaki, dan sepatu pantofel, serta dasi berwarna hitam, atau yang cenderung berwarna gelap.

Kemeja dengan celana Chino dan sneakers atau sepatu kasual.

"Gaya andalan yang sering diaplikasikan oleh Pria pada umumnya." Kata salah seorang narasumber yang bekerja di bidang kreatif, namun tetap dituntut untuk berpakaian rapi dan menarik, karena tipe perusahaan jasa yang santai tetapi formal. Kebanyakan Pria di Indonesia--khususnya yang tinggal di Ibukota Jakarta--mengemban persepsi mode atau fashion sebagai suatu arahan yang bersifat feminin. 

Padahal, seiring dengan berkembangnya tren di era globalisasi digital ini, persaingan yang muncul tidak hanya dari segi intelejensi dan kemampuan bekerja, tetapi juga bagaimana cara berkomunikasi dengan baik, dari sisi lisan maupun impresi yang ditampilkan. Sehingga, bagi sebagian orang yang bekerja di industri kreatif, gaya ini adalah konsep terbaik yang patut diaplikasikan ke kehiduan kantor sehari hari.

Jika ingin mengenakan kemeja bermotif berlengan panjang atau pendek, usahakan untuk memakai celana Chino dengan warna basicyang cenderung gelap. Namun, sesuaikan juga dengan warna sepatu yang ingin dikenakan dengan padu padan atasan dengan celana Chino yang dipakai. Jika outfit yang dikenakan memiliki nuansa warna yang gelap, maka pakailah sepatu berwarna yang terang--umumnya putih menjadi pilihan warna netral yang dapat digunakan untuk berbagai kesempatan dan tampilan.

Jika didapatkan outfityang dikenakan berwarna terang--semisal celana chino dengan warna merah atau coklat khaki--maka, usahakan untuk menggunakan sepatu dengan warna yang selaras, seperti coklat gelap atau navy blue.Selaraskan warna atasan dan celana dengan warna yang sedikit berlawanan--namun tidak berlebihan.

Trik untuk menyiasati tampilan agar tetap terlihat menarik nan rapi adalah dengan mengenakan kemeja dan celana dalam ukuran pas yang sesuai dengan lekuk tubuh. Ukuran yang terlalu besar atau bahkan sangat kecil, dapat memengaruhi siluet tampilan menjadi tampak kurang menarik. Cermati tampilan rapi yang diberikan melalui gesper atau belt dengan warna yang senada dengan sepatunya; apakah tone gelap atau terang. Alternatif lain yang menjadi trik adalah dengan tidak mengenakan belt, tetapi perihal fit atau pas nya ukuran menjadi perhatian penting yang perlu diaplikasikan.

Dengan vestdan coat panjang sebagai pelengkap kesempurnaan tampilan.

Pengaplikasian terhadap gaya ini memang masih tabu untuk sebagian orang yang tinggal di iklim tropis. Umumnya, Pria yang memiliki profesi dan pekerjaan di industri formal, mengaplikasikan konsep gaya ini  dengan tinggal di negara beriklim dingin atau sebagian pada iklim subtropis, seperti; Amerika Serikat, Australia, Eropa, Asia Tengah, dan lain-lain. Untuk Indonesia, pengaplikasian dari gaya ini masih sulit dijewantah oleh sebagian Pria dengan alasan rasional yang berhubungan dengan iklim di negara ini. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk Pria yang ingin berpenampilan ekslusif dengan aksen rapi dan elegan untuk dapat mengaplikasikan gaya ini.

Kebanyakan Pria di Indonesia berfikir bahwa vesthanya dapat digunakan dengan setelan jas saja. Padahal, perkembangan mode di dunia saat ini pun berkata tak serupa. Vestyang memiliki siluet formal dan professional juga dapat dikenakan dalam kesempatan serius atau yang tidak serius sekalipun. Trik menyiasati pengaplikasian vestnya adalah dengan mengenakan celana bahan yang memiliki tone,konsep--atau motif--dan detail yang sama dengan vestnya. Disarankan untuk memiliki satu setelan dari dua hal tersebut. 

 

Tidak menutup kemungkinan untuk mengenakannya dengan metode tabrak motif, namun perlu disesuaikan juga keselarasannya. Pelengkap tampilan agar mencapai kesempurnaan outfit pada Pria yang mengenakan vestini--tanpa jas--adalah dengan memakai coatberbahan beledu atau yang kerap dikenal dengan sebutan velvet. Usahakan untuk memilih kemeja dengan warna yang netral seperti putih, hitam, biru atau coklat muda sebagai dalamannya. Dan, tetap memberikan perhatian khusus pada sepatu yang akan dikenakan, selaraskan warna dan siluet dari warna sepatu dengan vestdan celananya, jika bernuansa gelap, maka pakailah sepatu pantofel dengan warna gelap, begitupun sebaliknya.

Jaket tebal sebagai pelengkap tampilan.

Model atau gaya tampilan ini memiliki aksen stylishyang cocok diaplikasi oleh Pria dengan profesi formal yang bekerja di perusahaan santai dan tidak terlalu formal, seperti agensi dan perusahaan media. Mobilitas yang tinggi terhadap jadwal meetingdengan pihak eksternal menuntut seseorang agar dengan cermat memadu padankan kemeja, celana bahan, dengan outeryang dikenakan. Luaran yang berfungsi sebagai pelengkap kerapihan, dapat berupa jaket tebal berbahan parasut atau semi-jeans dengan tekstur polos tanpa motif dan detail. 

Perhatian khusus juga dituju pada warna pakaian dan pas nya ukuran busana yang dikenakan. Jika menggunakan jaket dengan volum besar dan tebal, usahakan agar memakai kemeja dan celana berbahan atau chino yang fit dengan lekuk tubuh. Kenakan beltdan dasi jika tetap ingin terlihat formal dan eksklusif. Aksen rapi nan kasual dapat diaplikasikan ke gaya ini dengan menggunakan sneakers berwarna putih atau dengan warna yang senada dengan busana atas dan bawah yang dikenakan.

Memakai sweaterlengan panjang dengan paduan setelan jas.

Mobilitas tinggi dengan jadwal yang terbilang banyak, menjadi faktor utama terhambatnya Pria menyiasati gaya dari outfit yang ingin ditampilkan. Semisal pertemuan dengan klien yang sekaligus menuntut Pria untuk bersosialisasi, diharapkan dapat tetap berpakaian stylish dan rapi. Gaya pakaian ini tidak khusus ditujukan hanya untuk Pria yang bekerja di industri kreatif seperti agency, media,atau perusahaan start-up.Bahkan pekerja kantoran formal dan professional pun tetap harus melayani klien dengan kemampuan padu padan busana yang cermat dan menarik agar pembahasan bisnis dan sekaligus sosialisasi berjalan secara bersamaan.

Usahakan untuk mengenakan bahan busana yang serupa dengan sweateryang dikenakan. Siasat lainnya dapat juga dicermati dengan mengenakan celana bahan atau chino dengan warna yang harus pula selaras dengan warna sweater-nya. Jika mengenakan busana dengan nuansa yang bersiluet gelap, maka usahakan untuk mengenakan jas atau luaran yang berwarna sedikit lebih terang dari siluet gelap tersebut. Padu padan pun dapat dilengkapi dengan aksesori tambahan--selain jam tangan--berupa gelang. Agar tetap terlihat elegan tetapi versatile dalam segala situasi, usahakan untuk menggunakan sepatu formal seperti pantofel atau loafer (sepatu slip-ontanpa tali).

 



Older Post Newer Post